+44(0) 121 311 0550 info@millenniumcargo.com

Apakah perusahaan Anda mengirimkan barang berbahaya? 

Jika Anda mengira pengangkutan kargo biasa saja sudah rumit dan membingungkan, memindahkan barang berbahaya dari A ke B memiliki lebih banyak lagi aturan dan regulasi yang rumit. Dan kesalahan bisa berakibat fatal. 

Lanjutkan membaca untuk mengetahui mengapa barang berbahaya perlu diatur dengan sangat hati-hati dan apa saja peraturan yang berlaku saat ini.

Apa yang Termasuk Barang Berbahaya?

Barang berbahaya adalah zat dan barang yang memiliki sifat mudah meledak, beracun, mudah terbakar, menular, atau korosif. Barang berbahaya diklasifikasikan sebagai produk apa pun yang mampu membahayakan kesehatan, keselamatan, dan harta benda secara serius saat diangkut.

Ini bukan sesuatu yang sering kita pikirkan. Tetapi banyak barang yang kita gunakan secara teratur dapat menimbulkan bahaya selama pengiriman. Benda-benda seperti aerosol dan baterai mungkin tampak tidak berbahaya, tetapi jika salah penanganan dapat menjadi mudah meledak dan menyebabkan kerusakan serius. 

Barang berbahaya telah dikelompokkan menjadi sembilan kategori oleh IMO (Organisasi Maritim Internasional). Mengidentifikasi dan mengklasifikasikan bahan berbahaya berarti bahan tersebut dapat ditangani, dikemas, dan disimpan dengan benar untuk menghindari potensi risiko. 

Kategori-kategori tersebut menggunakan skala bertingkat, seperti ini: 

  • Kelas 1: Bahan Peledak . Bahan-bahan ini berada di urutan teratas karena memiliki kemampuan untuk meledak, misalnya, kembang api dan suar.
  • Kelas 2: Gas . Gas umumnya mudah terbakar, beracun, atau korosif. Deodoran aerosol biasa termasuk dalam kategori ini.
  • Kelas 3: Cairan mudah terbakar. Cairan seperti bensin dan cairan pemantik api termasuk dalam kelas ini. Dibandingkan dengan cairan lain, cairan ini hanya membutuhkan suhu yang sangat rendah untuk terbakar dan umumnya ditemukan dalam produk rumah tangga.
  • Kelas 4: Padatan mudah terbakar . Padatan mudah terbakar meliputi baterai natrium dan korek api. Bahan-bahan ini mudah terbakar, beberapa di antaranya terbakar secara spontan.
  • Kelas 5: Zat pengoksidasi & peroksida organik . Kelas ini berisi bahan yang memiliki kandungan oksigen tinggi dan karenanya sangat reaktif, seperti hidrogen peroksida.
  • Kelas 6: Toksin dan zat infeksius . Zat beracun seperti asam dapat membahayakan kesehatan kita jika tertelan, terhirup, atau terkena kulit.
  • Kelas 7: Bahan radioaktif. Produk-produk ini mengandung atom-atom tidak stabil yang memancarkan radiasi, dan radiasi itulah yang dapat membahayakan kesehatan kita. Detektor asap mengandung bahan radioaktif.
  • Kelas 8: Bahan Korosif. Bahan korosif menyebabkan kerusakan serius jika bersentuhan dengan kulit manusia, atau merusak dan menghancurkan lingkungan sekitarnya jika terjadi kebocoran. Kategori ini mencakup hal-hal seperti pewarna, tetapi juga baterai.
  • Kelas 9: Barang berbahaya lainnya. Bagian ini mencakup zat atau produk apa pun yang dapat menyebabkan bahaya atau kerusakan selama pengangkutan yang tidak termasuk dalam kategori lain. Es kering, misalnya?

Ada banyak produk dan barang yang digunakan sehari-hari yang dianggap berbahaya. Mobil yang Anda kendarai, unit kantung udaranya, telepon seluler Anda, dan cairan penghilang es yang Anda gunakan untuk membersihkan embun beku dari kaca depan semuanya dianggap sebagai barang berbahaya.

Mengapa Perhatian Ekstra Diperlukan pada Barang Berbahaya?

Meskipun banyak barang dalam daftar barang berbahaya tampak tidak berbahaya, lingkungan transit dan jumlah besar barang yang dikirim dapat menyebabkan barang-barang tersebut menimbulkan ancaman.

Getaran kendaraan pengangkut, listrik statis, variasi suhu dan tekanan adalah semua variabel yang harus diperhitungkan. Perhatian ekstra, seperti pengemasan yang kuat dan penanganan oleh ahli, diperlukan karena barang berbahaya yang tidak ditangani dengan hati-hati berpotensi bocor, menyebabkan kebakaran, menghasilkan asap beracun, atau bahkan meledak. 

Apa saja peraturan yang berlaku saat ini di Inggris? 

Tiga peraturan utama yang mengatur pemindahan barang berbahaya dari satu negara ke negara lain adalah: 

  • ADR , yang mencakup pengangkutan barang berbahaya secara internasional melalui jalan darat.
  • IMDG , yang mencakup pengangkutan internasional barang berbahaya melalui laut.
  • IATA , yang mengatur pengangkutan barang berbahaya secara internasional melalui udara.

Setiap rangkaian peraturan mencakup pengiriman barang ke seluruh dunia, tetapi berbagai negara memiliki aturan dan peraturan sendiri seputar penanganan bahan berbahaya yang juga harus dipatuhi.

Di Inggris, perusahaan harus mematuhi berbagai peraturan pengiriman bahan berbahaya. Pertama-tama…

Pelatihan

Siapa pun yang terlibat dalam bagian mana pun dari proses pengiriman bahan berbahaya harus dilatih untuk melakukannya, dan memperbarui pelatihan mereka setiap dua tahun. Dan, jika Anda mengirimkan barang berbahaya secara internasional, Anda harus mempekerjakan Penasihat Keselamatan Barang Berbahaya untuk mengawasi penanganan semua kiriman terkait.

Lembar Data Keselamatan Bahan

Jika Anda mengirim atau menerima barang berbahaya, Anda harus memiliki Lembar Data Keselamatan Bahan (Material Safety Data Sheet/MSDS). Dokumen hukum yang komprehensif ini berisi informasi tentang potensi bahaya dan cara bekerja dengan aman dengan produk tersebut.

Pelabelan dan Pengemasan

Semua barang berbahaya perlu dideklarasikan, dikemas, dan diberi label sesuai dengan klasifikasinya. Barang-barang tersebut juga perlu disertai dokumen yang tepat untuk setiap negara yang akan dilewati dalam perjalanan menuju tujuan. 

Anda seharusnya dapat menemukan informasi yang Anda butuhkan untuk pelabelan, seperti nomor Kelas, nomor UN, dan Nama Pengiriman yang Tepat, pada MSDS.

Catatan Barang Berbahaya

Surat Keterangan Barang Berbahaya adalah dokumen yang seringkali dibutuhkan bersamaan dengan bahan berbahaya dalam suatu pengiriman. Dokumen ini berisi informasi rinci tentang cara menangani barang-barang yang ditentukan dengan aman.

Melanggar Aturan

Melanggar peraturan tentang pengangkutan barang berbahaya dapat mengakibatkan denda besar, tuntutan hukum, atau bahkan hukuman penjara, tergantung pada tingkat keparahan pelanggarannya. 

Perubahan Peraturan Mulai 1 Januari 2023 

ADR (atau Perjanjian Eropa tentang Pengangkutan Barang Internasional melalui Jalan Raya) diperbarui setiap dua tahun sekali.

Mulai Januari 2023, mempekerjakan Penasihat Keselamatan Barang Berbahaya (Dangerous Goods Safety Advisor/DGSA) sangat penting jika Anda ingin mengirimkan bahan berbahaya. Ada beberapa pengecualian, tetapi banyak yang sebelumnya tidak terpengaruh sekarang akan terpengaruh, dan kegagalan untuk mematuhi peraturan dapat berarti pelanggaran regulasi. DGSA dapat ditunjuk secara internal, setelah mengikuti kursus dan lulus ujian, atau sebagai kontraktor eksternal.

Apa yang Perlu Anda Lakukan 

Menafsirkan peraturan baru bisa terasa sedikit membingungkan. Dan hal itu menjadi sangat rumit ketika berbagai negara menafsirkan cakupan dan penerapan persyaratan tersebut secara berbeda.

Di Millennium, kami menyarankan untuk mencari perusahaan pengiriman barang (freight forwarder) yang dapat menjelaskan perubahan-perubahan ini kepada Anda. Perusahaan pengiriman barang yang berpengalaman pasti memiliki pemahaman mendalam tentang arti persyaratan baru ini bagi Anda dan bisnis Anda di tahun mendatang. Tidak yakin di mana barang Anda termasuk dalam tabel klasifikasi? Lihat Panduan Barang Berbahaya Millennium , panduan lengkap Anda tentang kelas-kelas bahan berbahaya.